<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2281859253660433051</id><updated>2011-12-23T00:28:32.607-08:00</updated><category term='Visi dan Misi'/><category term='Artikel'/><category term='Akhbar'/><category term='Materi'/><category term='Mars RG-UG'/><category term='Makalah'/><category term='Ujian'/><category term='RG/UG'/><title type='text'>Pesantren Persis 91 Tasikmalaya</title><subtitle type='html'>Jalan Bantargedang Sukamulya Bungursari Kota Tasikmalaya</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://persis91.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2281859253660433051/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://persis91.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Pesantren Persis 91 Tasikmalaya</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_i8YbQ9AKypk/TLxh6GPwRDI/AAAAAAAAAAM/iy17_zblNQU/S220/logo+baru.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>13</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2281859253660433051.post-4058668573470801149</id><published>2011-12-06T20:19:00.000-08:00</published><updated>2011-12-06T20:19:57.442-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Materi'/><title type='text'>Sejarah &amp; Peradaban Falak</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-EDikViP2G2Q/Tt7pWqW_cuI/AAAAAAAAADw/lav0jAXNNs0/s1600/mapa_babilonia_hamurabi.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="146" src="http://2.bp.blogspot.com/-EDikViP2G2Q/Tt7pWqW_cuI/AAAAAAAAADw/lav0jAXNNs0/s200/mapa_babilonia_hamurabi.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: arial; font-size: x-small;"&gt;Dimaklumi, lapangan  pembahasan ilmu falak adalah langit dengan segala yang berada didalam  dan sekitarnya. Bangsa-bangsa kuno Babilonia, Mesir, Cina, India,  Persia, Yunani, dll. dimasanya masing-masing telah melakukan aktifitas  Astronomi (falak) dan Astrologi (nujum) secara bersamaan dengan model  masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peradaban (bangsa) Sumeria yang telah muncul sekitar tahun 4500 SM  diduga sebagai cikal bakal lahirnya ilmu pengetahuan terkhusus kajian  Astronomi-Astrologi bagi peradaban sesudahnya. Peradaban Babilonia (Iraq  Selatan) adalah lanjutan peradaban Sumeria tersebut yang punya pengaruh  yang sangat kuat. Orang-orang Babilonia dikenal hobi dengan ilmu  eksperimental, membuat peradaban ini bertahan dan berkembang dalam  sejarah. Sumbangsih besar, sekaligus masalah besar Babilonia yang telah  mengakar hingga saat ini adalah Astrologi. Astrologi lahir sekitar 2000  tahun SM di Lembah Mesopotamia (diantara sungai Eufrat dan Tigris).  Dapat dibayangkan, langit yang begemerlapan oleh ribuan bintang-bintang  dengan ketiadaan lampu taman dan kota ketika itu, tentunya sangat  inspiratif untuk para Astrolog dan pendeta Babilonia, mereka mengamati  dan memandang sekaligus meramal kejadian dilangit, mereka beranggapan  bahwa setiap gerak benda-benda dilangit adalah pesan dari penguasa alam  yang harus diterjemahkan. Ramalan yang pada mulanya diperuntukkan untuk  raja dan negara, tetapi juga merembes untuk meramal kehidupan  sehari-hari orang biasa. Kenapa demikian? Karena Astrologi bicara  tentang manusia sehari-hari dengan segala kemungkinan suka dan dukanya.  Namun, sejauh mana kita merelakan peruntungan pada benda-benda angkasa  tersebut?, atau, apakah Islam melegalisir aktifitas ini … !&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Astronomi dengan Astrologi sangatlah berbeda, meski kedua-duanya sama,  sama dalam menerjemahkan alam raya (langit), keduanya memang tidak lepas  dari pemaknaaan benda-benda langit. Astrologi mempelajari hubungan  kedudukan rasi bintang (zodiak), planet, matahari dan bulan terhadap  karakter dan nasib seseorang. Sementara Astronomi tidak hanya  mempelajari planet, matahari, bulan, bintang, tapi juga galaksi, black  hole, pulsar, dan benda-benda angkasa lainnya. Astronomi mempelajari  alam secara fisika-matematika dan hukum-hukum alamnya. Sehingga  kesimpulannya bahwa benda-benda di atas sana adalah benda langit, bukan  dewa-dewi atau makhluk luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimasa peradaban Babilonia, telah muncul tabel-tabel peredaran  benda-benda langit, penyiapan kalender pergantian musim dan perubahan  wajah bulan, pemetaaan langit, dan peramalan terjadinya Gerhana yang  merupakan embrio Astronomi modern. Sumbangsih penting lain dari  peradaban ini adalah, bangsa Babilonia menetapkan sebuah lingkaran  menjadi 360 derajat, berdasarkan itu juga, Babilonia menjadikan keadaan  bumi (muhith al ardh/muhith al falak) 360 derajat. Dan lagi, Babilonia  telah menetapkan satu hari = 24 jam, satu jam = 60 menit dan satu menit =  60 detik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, peradaban Mesir kuno punya segudang talenta sejarah yang  panjang nan banyak memenuhi halaman buku-buku sejarah. Khusus dalam  kaitan kajian perbintangan, Mesir kuno memang tidak punya begitu banyak  perhatian terhadap observasi Gerhana dan gerakan bulan dan planet-planet  lainnya, namun peradaban Mesir kuno punya kepercayaan yang mengakar  dalam penanggalan. Melalui rutinitas banjir sungai Nil setiap tahun yang  selalu bertepatan dengan munculnya bintang Sirius (najm syi'ry yamany)  dibagian timur pada malam bulan musim panas sekitar tanggal 19 Tamuz /  تموز (Juli) dan mulai bersinar diakhir bulan Ab / آب (Agustus). Karena  munculnya bintang ini selalu bersamaan dengan datangnya banjir sungai  Nil setiap tahun, Mesir kuno menjadikan fenomena alam ini sebagai dasar  penanggalan yang terus digunakan hingga saat ini. Diperadaban ini juga,  Mesir kuno telah mengenal dan menciptakan jam matahari (mizwalah) yang  muncul lebih kurang tahun 1500 SM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peradaban China, tak kalah besar pengaruhya dengan peradaban lainnya,  diperadaban ini telah ada perhitungan gerak benda-benda angkasa seperti  menghitung terjadinya gerhana seperti dipelopori oleh Konfusius (w.±  abad V SM). Dimasa ini telah ada pula sistem penanggalan dengan segala  plus-minusnya, diduga pula, bangsa China kuno telah dan pernah melakukan  pengkajian-perhitungan terhadap Nova dan Supernova. Astronom China  silam, Shi Shen, konon sudah berhasil menyususn katalog bintang-bintang  yang sangat boleh jadi sebagai katalog 'tertua' yang terdiri 800 entri  pada tahun 350 SM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peradaban India dan Persia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua peradaban (bangsa) ini, adalah peradaban yang punya kedudukan  istimewa. Dari dua peradaban inilah -secara langsung- muncul dan  lahirnya peradaban falak Arab (Islam), disamping peradaban Yunani kuno  yang telah mengakar. Peradaban India adalah yang terkuat dalam  pengaruhnya terhadap Islam (Arab) dibanding Persia. Bangasa India kuno,  yang telah memulai peradabannya sedikitnya sejak 3000 tahun SM di lembah  sungai Indus di Mahenjo-Daro atau Harappa punya gambaran mitos menarik  tentang jagad raya, mereka percaya bumi ini adalah datar bersangga  diatas punggung beberapa ekor gajah raksasa; gajah-gajah itu berdiri  diatas punggung seekor kura-kura maha besar. Langit tidak lain adalah  seekor ular kobra raksasa yang badannya melingkari bumi, pada malam hari  sisik-sisik ular itu mengkilat berkilauan sebagai bintang-bintang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku Sind Hind / سند هند dari bahasa asli براهمسبهطسد هانت punya  pengaruh besar dalam perkembangan peradaban falak Arab Islam, dengan  puncaknya pada Dinasti Abbasiyah masa pemerintahan Al Manshur,  diturunkan SK (baca: perintah) untuk meringkas dan menerjemahkan buku  ini kedalam bahasa Arab. Ibrahim al Fazzari (w…?) adalah orang yang  menerima perintah untuk menerjemahkan buku ini, sekaligus pula ia  melahirkan buku penjelas "As Sanad Hind al Kabir", dan buku ini terus  bertahan hingga masa Al Makmun Dinasti Umawiyah. Perkembangan  berikutnya, bermunculan karya-karya falak Arab nan banyak lagi beragam  dimasa Dinasti Abbasiyah dan Umawiyah, namun kesemuanya senantiasa  bernuansa gaya falak ala-Sind Hind tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peradaban Persia, berada pada urutan kedua setelah India dalam  pengaruhnya dalam Islam, peradaban ini juga mengambil (belajar) dari  peradaban India disamping peradaban lainnya. Namun demikian, pengaruh  peradaban Persia tetaplah signifikan, terbukti dipemerintahan Abbasiyah  masa Al Manshur ia mengumpulkan pembesar-pembesar ahli perbintangan  Persia untuk berdiskusi seperti Nubekht al Farisy (w.326 H), Umar bin al  Farkhan (w.± 200 H), Ibrahim al Fazzary (w...?), dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara istilah falak Persia yang terus dipakai dalam Islam hingga saat  ini antara lain; zayj (zig), awj (Aphelion), dll. Sementara buku-buku  falak bahasa Persia yang banyak mendapat perhatian Arab Islam antara  lain; زيج الشهريار dan زيج الشاة yang merupakan ephemiris (Zig) yang  cukup masyhur ketika itu. Berikutnya Al Khawarizmi (w.232 H) juga  membuat Zig-nya (Ta'adil al Kawakib) dalam corak mazhab Persia, demikian  lagi Abu Ma'syar al Falaky (w.272 H), dll. Buku-buku falak Persia yang  dinukil kedalam bahasa Arab antara lain buku " البزيذج فى المواليد "  yang dinisbahkan pada بزرجمهر , dan "Shuwar al Wujuh" karya تنكلوس .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peradaban Yunani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti disebut diatas, pengamatan fenomena jagad raya telah dilakukan  sejak dahulu kala oleh orang-orang peradaban Babilonia, Cina, Mesir  kuno, dll. Namun Astronomi sebagai ilmu pengetahuan baru berkembang pada  peradaban Yunani pada abad ke-6 SM. Adalah Thales diduga sebagai yang  memelopori ilmu Astronomi klasik di Yunani. Ia berpendapat bahwa Bumi  merupakan sebuah dataran yang luas. Di waktu yang sama, Phytagoras  melontarkan pendapat yang berbeda dengan Thales, menurut Phytagoras,  bentuk bumi adalah bulat, meski belum didukung banyak bukti.&lt;br /&gt;Terobosan Astronomi lainnya dilakukan oleh Aristarchus (w.±250 SM) di  abad 3 SM. Ia berpendapat, Bumi bukan pusat alam semesta. Ia mengungkap  bahwa bumi berputar dan beredar mengelilingi matahari (Heliosentris).  Walaupun teori tersebut akhirnya terbukti benar, tapi saat itu tidak  banyak yang mendukungnya. Justeru yang didukung adalah teori yang  dilontarkan oleh Hiparchus (± tahun 190 – 125 SM.). Ia menyatakan bahwa  Bumi itu diam, dan matahari, bulan, serta planet-planet lain  mengelilingi bumi (Geosentris). Sistem Geosentris ini disempurnakan  sekaligus populerkan lagi oleh Cladius Ptolomeus (w.160 M) dan lebih  dikenal sebagai Sistem Ptolomeus yang terekam dalam maha karyanya  Almagest, yang menjadi buku pedoman Astronomi hingga dimasa awal abad  pertengahan selama berabad-abad.&lt;br /&gt;Sekitar tiga belas abad kemudian, sistem Geosentris runtuh oleh Nicholas  Copernicus (w.1543 M) di tahun 1512. Ia menuturkan, planet dan bintang  bergerak mengelilingi matahari dengan orbit lingkaran (da'iry). Johanes  Kepler (w.1630 M) mendukung gagasan itu di tahun 1609 melalui teorinya  bahwa matahari adalah pusat tata surya, Kepler juga memperbaiki orbit  planet menjadi bentuk elips (ihlijy) yang dikenal dengan tiga hukum  Kepler-nya. Di tahun yang sama, Galileo Galilei (w.1642 M) menciptakan  Teleskop monumental di dunia. Dari pengamatannya, ia berkesimpulan bahwa  bumi bukan pusat gerak. Penemuan Teleskop tersebut, selain memperkuat  konsep Heliosentris Copernicus, juga membuka lembaran baru dalam  perkembangan ilmu Astronomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Falak Pasca Jahiliyah (Era Islam)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Islam, pada awalnya Ilmu Falak juga tidak lebih hanya sebagai  kajian 'nujumisme' (Astrologi). Hal ini terjadi antara lain dengan dua  alasan; 1.) Kebisaan hidup mereka dipadang pasir yang luas serta  kecintaan mereka pada bintang-bintang untuk mengetahui tempat terbit dan  terbenamnya, mengetahui pergantian musim, dll. 2.) Keterpengaruhan  mereka terhadap kebiasaan bangsa-bangsa yang berdekatan dengan mereka  yang punya kebiasaan yang sama (Astrologi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Datangnya Rasulullah S.a.w. beserta risalah-nya dengan membawa cahaya  Al-Quran, menjelaskan bahwa masa bagi Allah S.w.t. adalah sama, tidak  ada bahagia dan tidak ada celaka, bahagia dan celaka mutlak dalam  kekuasaan Allah S.w.t. Perkembangan berikutnya aktifitas falak terus  berkembang dengan kontrol Al Qur'an, hingga lahirlah banyak  sarjana-sarjana falak berpengaruh dalam Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah Dinasti Abbasiyyah -tepatnya masa pemerintahan Ja'far al Mansur-  berjasa meletakkan Ilmu Falak pada posisi istimewa, setelah Ilmu Tauhid,  Fikih, dan Kedokteran. Ketika itu, Ilmu Falak -dikenal juga Astronomi-  tidak hanya dipelajari dan dilihat dalam perspektif keperluan praktis  ibadah saja, namun lebih dari itu, ilmu ini lebih dikembangkan sebagai  pondasi dasar terhadap perkembangan science lain seperti; ilmu  pelayaran, pertanian, kemiliteran, pemetaan, dll. Tidak  tanggung-tanggung, Khalifah Al-Manshur membelanjakan dana negara cukup  besar dalam rangka mengembangkan kajian Ilmu Falak. Ilmu Falak-pun terus  berkembang hingga zaman pemerintahan Umawiyah, dengan puncak  kecemerlangan perkembangannya dipemerintahan Khalifah Al-Makmun. Kajian  Astronomi dibuat secara sistematik dan intensif yang melahirkan  sarjana-sarjana Falak Islam semisal Al Battani (w.317 H), Al Buzjani  (w.387 H), Ibn Yunus (399 H), At Thusy (w.672 H), Biruny (w.442 H), dll.  Di era peradaban Arab-Islam inilah kajian falak mulai berkembang secara  alamiah dan ilmiah dengan berbagai pembenahan teori, terjemah, cetak  ulang, perbaikan, dan ta'lif dengan berbagai penambahan dan penemuan.  Khusus dalam kepentingan ibadah, Qudama' Arab telah melakukan  perhitungan waktu-waktu shalat, arah kiblat, rukyat hilal, perhitungan  musim, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimasa Al Makmun, mulai marak pula gerakan penerjemahan  literatur-literatur Falak asing kedalam bahasa Arab, seperti buku  "Miftah an Nujum" yang dinisbahkan pada Hermes Agung (Hermes al Hakim)  dimasa Umawiyah, menyusul buku Sind Hind tahun 154 H/ 771 M yang  diterjemahkan oleh Ibrahim al Fazzary (w...?), Almagest Ptolomaeus yang  diterjemahkan oleh Yahya bin Khalid al Barmaky dan disempurnakan oleh al  Hajjaj bin Mutharr dan Tsabit bin Qurrah (w.288 H), dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal penting yang perlu dicatat -seperti ditegaskan diatas- ,  perkembangan peradaban falak Arab-Islam memang tidak bisa dilepaskan  dari peradaban sebelumnya, dalam bahasa yang agak 'ekstrim', Arab memang  berhutang terhadap peradaban sebelumnya. Namun terdapat beberapa  keistimewaan dibalik keberhutangan tersebut, antara lain sbb.;&lt;br /&gt;1.] Meski Arab menukil dari peradaban sebelumnya, namun senantiasa  disertai dengan koreksi (tashih al akhtha'), penjelasan ulang teori  (syarh), penambahan informasi, yang berikutnya membuat karya-karya  (ta'alif ) tersendiri yang punya ciri dan keunggulan.&lt;br /&gt;2.] Peradaban falak Arab-Islam tidak hanya terhenti dalam sebatas  tinjauan teoritis saja (dirasat nazhariyyah), namun mempolanya dalam  bentuk ilmu-ilmu pasti seperti mate-matika, fisika, kimia, dll., hal ini  paling tidak dapat dilihat dari karya-karya (alat-alat) observasi yang  ada.&lt;br /&gt;3.] Dalam hal perbintangan (Astrologi), Arab-Islam memang tidak mampu  menghapus habis tradisi ini, bahkan praktek ini tetap ada dalam  kehidupan masyarakat sehari-hari hingga saat ini. Alasannya -seperti  disebutkan diatas-, Astrologi bicara tentang diri seseorang dengan  segala kemungkinan suka dan dukanya. Wallah a'lam.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2281859253660433051-4058668573470801149?l=persis91.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://persis91.blogspot.com/feeds/4058668573470801149/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://persis91.blogspot.com/2011/12/sejarah-peradaban-falak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2281859253660433051/posts/default/4058668573470801149'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2281859253660433051/posts/default/4058668573470801149'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://persis91.blogspot.com/2011/12/sejarah-peradaban-falak.html' title='Sejarah &amp; Peradaban Falak'/><author><name>Pesantren Persis 91 Tasikmalaya</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_i8YbQ9AKypk/TLxh6GPwRDI/AAAAAAAAAAM/iy17_zblNQU/S220/logo+baru.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-EDikViP2G2Q/Tt7pWqW_cuI/AAAAAAAAADw/lav0jAXNNs0/s72-c/mapa_babilonia_hamurabi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2281859253660433051.post-1022902389669546283</id><published>2011-12-06T20:01:00.000-08:00</published><updated>2011-12-06T20:05:47.898-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Makalah'/><title type='text'>PENDIDIKAN NASIONAL YANG BERMORAL</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-oWbc2u0jqMk/Tt7k6393fTI/AAAAAAAAADo/kEVA84qFZ80/s1600/Foto0178.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="189" src="http://2.bp.blogspot.com/-oWbc2u0jqMk/Tt7k6393fTI/AAAAAAAAADo/kEVA84qFZ80/s200/Foto0178.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Memang harus kita akui ada diantara (oknum) generasi muda saat ini yang mudah emosi dan lebih mengutamakan otot daripada akal pikiran. Kita lihat saja, tawuran bukan lagi milik pelajar SMP dan SLTA tapi sudah merambah dunia kampus (masih ingat kematian seorang mahasiswa di Universitas Jambi, awal tahun 2002 akibat perkelahian didalam kampus). Atau kita jarang (atau belum pernah) melihat demonstrasi yang santun dan tidak menggangu orang lain baik kata-kata yang diucapkan dan prilaku yang ditampilkan. Kita juga kadang-kadang jadi ragu apakah demonstrasi yang dilakukan mahasiswa murni untuk kepentingan rakyat atau pesanan sang pejabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, berita-berita mengenai tindakan pencurian kendaraan baik roda dua maupun empat, penguna narkoba atau bahkan pengedar, pemerasan dan perampokan yang hampir setiap hari mewarnai tiap lini kehidupan di negara kita tercinta ini banyak dilakukan oleh oknum golongan terpelajar. Semua ini jadi tanda tanya besar kenapa hal tersebut terjadi?. Apakah dunia Pendidikan (dari SD sampai PT) kita sudah tidak lagi mengajarkan tata susila dan prinsip saling sayang - menyayangi kepada siswa atau mahasiswanya atau kurikulum pendidikan tinggi sudah melupakan prinsip kerukunan antar sesama? Atau inikah hasil dari sistim pendidikan kita selama ini ? atau Inikah akibat perilaku para pejabat kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilain pihak, tindakan korupsi, kolusi dan nepotisme yang membuat bangsa ini morat-marit dengan segala permasalahanya baik dalam bidang keamanan, politik, ekonomi, sosial budaya serta pendidikan banyak dilakukan oleh orang orang yang mempunyai latar belakang pendidikan tinggi baik dalam negri maupun luar negri. Dan parahnya, era reformasi bukannya berkurang tapi malah tambah jadi. Sehingga kapan krisis multidimensi inI akan berakhir belum ada tanda-tandanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERLU PENDIDIKAN YANG BERMORAL&lt;br /&gt;Kita dan saya sebagai Generasi Muda sangat perihatin dengan keadaan generasi penerus atau calon generasi penerus Bangsa Indonesai saat ini, yang tinggal, hidup dan dibesarkan di dalam bumi republik ini. Untuk menyiapkan generasi penerus yang bermoral, beretika, sopan, santun, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa perlu dilakukan hal-hal yang memungkin hal itu terjadi walaupun memakan waktu lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, melalui pendidikan nasional yang bermoral (saya tidak ingin mengatakan bahwa pendidikan kita saat ini tidak bermoral, namun kenyataanya demikian di masyarakat). Lalu apa hubungannya Pendidikan Nasional dan Nasib Generasi Penerus? Hubungannya sangat erat. Pendidikan pada hakikatnya adalah alat untuk menyiapkan sumber daya manusia yang bermoral dan berkualitas unggul. Dan sumber daya manusia tersebut merupakan refleksi nyata dari apa yang telah pendidikan sumbangankan untuk kemajuan atau kemunduran suatu bangsa. Apa yang telah terjadi pada Bangsa Indonesia saat ini adalah sebagai sumbangan pendidikan nasional kita selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan nasional selama ini telah mengeyampingkan banyak hal. Seharusnya pendidikan nasional kita mampu menciptakan pribadi (generasi penerus) yang bermoral, mandiri, matang dan dewasa, jujur, berakhlak mulia, berbudi pekerti luhur, berperilaku santun, tahu malu dan tidak arogan serta mementingkan kepentingan bangsa bukan pribadi atau kelompok.Tapi kenyataanya bisa kita lihat saat ini. Pejabat yang melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme baik di legislative, ekskutif dan yudikatif semuanya orang-orang yang berpendidikan bahkan tidak tanggung-tanggung, mereka bergelar dari S1 sampai Prof. Dr. Contoh lainnya, dalam bidang politik lebih parah lagi, ada partai kembar , anggota dewan terlibat narkoba, bertengkar ketika sidang, gontok-gontokan dalam tubuh partai karena memperebutkan posisi tertentu (Bagaimana mau memperjuangkan aspirasi rakyat kalau dalam diri partai saja belum kompak).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan masih ingatkah ketika terjadi jual beli kata-kata umpatan ("bangsat") dalam sidang kasus Bulog yang dilakukan oleh orang-orang yang mengerti hukum dan berpendidikan tinggi. Apakah orang-orang seperti ini yang kita andalkan untuk membawa bangsa ini kedepan? Apakah mereka tidak sadar tindak-tanduk mereka akan ditiru oleh generasi muda saat ini dimasa yang akan datang? Dalam dunia pendidikan sendiri terjadi penyimpangan-penyimpang yang sangat parah seperti penjualan gelar akademik dari S1 sampai S3 bahkan professor (dan anehnya pelakunya adalah orang yang mengerti tentang pendidikan), kelas jauh, guru/dosen yang curang dengan sering datang terlambat untuk mengajar, mengubah nilai supaya bisa masuk sekolah favorit, menjiplak skripsi atau tesis, nyuap untuk jadi pegawai negeri atau nyuap untuk naik pangkat sehingga ada kenaikan pangkat ala Naga Bonar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pendidikan tingkat menengah sampai dasar, sama parahnya, setiap awal tahun ajaran baru. Para orang tua murid sibuk mengurusi NEM anaknya (untungsnya, NEM sudah tidak dipakai lagi, entah apalagi cara mereka), kalau perlu didongkrak supaya bisa masuk sekolah-sekolah favorit. Kalaupun NEM anaknya rendah, cara yang paling praktis adalah mencari lobby untuk memasukan anaknya ke sekolah yang diinginkan, kalau perlu nyuap. Perilaku para orang tua seperti ini (khususnya kalangan berduit) secara tidak langsung sudah mengajari anak-anak mereka bagaimana melakukan kecurangan dan penipuan. (makanya tidak aneh sekarang ini banyak oknum pejabat jadi penipu dan pembohong rakyat). Dan banyak lagi yang tidak perlu saya sebutkan satu per satu dalam tulisan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke pendidikan nasional yang bermoral (yang saya maksud adalah pendidikan yang bisa mencetak generasi muda dari SD sampai PT yang bermoral. Dimana proses pendidikan harus bisa membawa peserta didik kearah kedewasaan, kemandirian dan bertanggung jawab, tahu malu, tidak plin-plan, jujur, santun, berahklak mulia, berbudi pekerti luhur sehingga mereka tidak lagi bergantung kepada keluarga, masyarakat atau bangsa setelah menyelesaikan pendidikannya.Tetapi sebaliknya, mereka bisa membangun bangsa ini dengan kekayaan yang kita miliki dan dihargai didunia internasional. Kalau perlu bangsa ini tidak lagi mengandalkan utang untuk pembangunan. Sehingga negara lain tidak seenaknya mendikte Bangsa ini dalam berbagai bidang kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kata lain, proses transformasi ilmu pengetahuan kepada peserta didik harus dilakukan dengan gaya dan cara yang bermoral pula. Dimana ketika berlangsung proses tranformasi ilmu pengetahuan di SD sampai PT sang pendidik harus memiliki moralitas yang bisa dijadikan panutan oleh peserta didik. Seorang pendidik harus jujur, bertakwa, berahklak mulia, tidak curang, tidak memaksakan kehendak, berperilaku santun, displin, tidak arogan, ada rasa malu, tidak plin plan, berlaku adil dan ramah di dalam kelas, keluarga dan masyarakat. Kalau pendidik mulai dari guru SD sampai PT memiliki sifat-sifat seperti diatas. Negara kita belum tentu morat-marit seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, Perubahan dalam pendidikan nasional jangan hanya terpaku pada perubahan kurikulum, peningkatan anggaran pendidikan, perbaikan fasilitas. Misalkan kurikulum sudah dirubah, anggaran pendidikan sudah ditingkatkan dan fasilitas sudah dilengkapi dan gaji guru/dosen sudah dinaikkan, Namun kalau pendidik (guru atau dosen) dan birokrat pendidikan serta para pembuat kebijakan belum memiliki sifat-sifat seperti diatas, rasanya perubahan-perubahan tersebut akan sia-sia. Implementasi di lapangan akan jauh dari yang diharapkan Dan akibat yang ditimbulkan oleh proses pendidikan pada generasi muda akan sama seperti sekarang ini. Dalam hal ini saya tidak berpretensi menyudutkan guru atau dosen dan birokrat pendidikan serta pembuat kebijakan sebagai penyebab terpuruknya proses pendidikan di Indonesia saat ini. Tapi adanya oknum yang berperilaku menyimpang dan tidak bermoral harus segera mengubah diri sedini mungkin kalau menginginkan generasi seperti diatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, anggaran pendidikan yang tinggi belum tentu akan mengubah dengan cepat kondisi pendidikan kita saat ini. Malah anggaran yang tinggi akan menimbulkan KKN yang lebih lagi jika tidak ada kontrol yang ketat dan moralitas yang tinggi dari penguna anggaran tersebut. Dengan anggaran sekitar 6% saja KKN sudah merajalela, apalagi 20-25%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, Berlaku adil dan Hilangkan perbedaan. Ketika saya masih di SD dulu, ada beberapa guru saya sangat sering memanggil teman saya maju kedepan untuk mencatat dipapan tulis atau menjawab pertanyaan karena dia pintar dan anak orang kaya. Hal ini juga berlanjut sampai saya kuliah di perguruan tinggi. Yang saya rasakan adalah sedih, rendah diri, iri dan putus asa sehingga timbul pertanyaan mengapa sang guru tidak memangil saya atau yang lain. Apakah hanya yang pintar atau anak orang kaya saja yang pantas mendapat perlakuan seperti itu.? Apakah pendidikan hanya untuk orang yang pintar dan kaya? Dan mengapa saya tidak jadi orang pintar dan kaya seperti teman saya? Bisakah saya jadi orang pintar dengan cara yang demikian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan contoh yang saya rasakan ini (dan banyak contoh lain yang sebenarnya ingin saya ungkapkan), saya ingin memberikan gambaran bahwa pendidikan nasional kita telah berlaku tidak adil dan membuat perbedaan diantara peserta didik. Sehingga generasi muda kita secara tidak langsung sudah diajari bagaimana berlaku tidak adil dan membuat perbedaan. Jadi, pembukaan kelas unggulan atau kelas akselerasi hanya akan membuat kesenjangan sosial diantara peserta didik, orang tua dan masyarakat. Yang masuk di kelas unggulan belum tentu memang unggul, tetapi ada juga yang diunggul-unggulkan karena KKN. Yang tidak masuk kelas unggulan belum tentu karena tidak unggul otaknya tapi karena dananya tidak unggul. Begitu juga kelas akselerasi, yang sibuk bukan peserta didik, tapi para orang tua mereka mencari jalan bagaimana supaya anaknya bisa masuk kelas tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau mau membuat perbedaan, buatlah perbedaan yang bisa menumbuhkan peserta didik yang mandiri, bermoral. dewasa dan bertanggungjawab. Jangan hanya mengadopsi sistem bangsa lain yang belum tentu cocok dengan karakter bangsa kita. Karena itu, pembukaan kelas unggulan dan akselerasi perlu ditinjau kembali kalau perlu hilangkan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lain lagi , seorang dosen marah-marah karena beberapa mahasiswa tidak membawa kamus. Padahal Dia sendiri tidak pernah membawa kamus ke kelas. Dan seorang siswa yang pernah belajar dengan saya datang dengan menangis memberitahu bahwa nilai Bahasa Inggrisnya 6 yang seharusnya 9. Karena dia sering protes pada guru ketika belajar dan tidak ikut les dirumah guru tersebut. Inikan! contoh paling sederhana bahwa pendidikan nasional kita belum mengajarkan bagaimana berlaku adil dan menghilangkan Perbedaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEJABAT HARUS SEGERA BERBENAH DIRI DAN MENGUBAH PERILAKU&lt;br /&gt;Kalau kita menginginkan generasi penerus yang bermoral, jujur, berakhlak mulia, berbudi pekerti luhur, berperilaku santun, bermoral, tahu malu dan tidak arogan serta mementingkan kepentingan bangsa bukan pribadi atau kelompok. Maka semua pejabat yang memegang jabatan baik legislative, ekskutif maupun yudikatif harus berbenah diri dan memberi contoh dulu bagaimana jujur, berakhlak mulia, berbudi pekerti luhur, berperilaku santun, bermoral, tahu malu dan tidak arogan serta mementingkan kepentingan bangsa bukan pribadi atau kelompok kepada generasi muda mulai saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena mereka semua adalah orang-orang yang berpendidikan dan tidak sedikit pejabat yang bergelar Prof. Dr. (bukan gelar yang dibeli obral). Mereka harus membuktikan bahwa mereka adalah hasil dari sistim pendidikan nasional selama ini. Jadi kalau mereka terbukti salah melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme, jangan cari alasan untuk menghindar. Tunjukan bahwa mereka orang yang berpendidikan , bermoral dan taat hukum. Jangan bohong dan curang. Apabila tetap mereka lakukan, sama saja secara tidak langsung mereka (pejabat) sudah memberikan contoh kepada generasi penerus bahwa pendidikan tinggi bukan jaminan orang untuk jujur, berakhlak mulia, berbudi pekerti luhur, berprilaku santun, bermoral, tahu malu dan tidak arogan serta mementingkan kepentingan bangsa bukan pribadi atau kelompok. Jadi jangan salahkan jika generasi mudah saat ini meniru apa yang mereka (pejabat) telah lakukan . Karena mereka telah merasakan, melihat dan mengalami yang telah pejabat lakukan terhadap bangsa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, semua pejabat di negara ini mulai saat ini harus bertanggungjawab dan konsisten dengan ucapannya kepada rakyat. Karena rakyat menaruh kepercayaan terhadap mereka mau dibawah kemana negara ini kedepan. Namun perilaku pejabat kita, lain dulu lain sekarang. Sebelum diangkat jadi pejabat mereka umbar janji kepada rakyat, nanti begini, nanti begitu. Pokoknya semuanya mendukung kepentingan rakyat. Dan setelah diangkat, lain lagi perbuatannya. Contoh sederhana, kita sering melihat di TV ruangan rapat anggota DPR (DPRD) banyak yang kosong atau ada yang tidur-tiduran. Sedih juga melihatnya. Padahal mereka sudah digaji, bagaimana mau memperjuangkan kepentingan rakyat. Kalau ke kantor hanya untuk tidur atau tidak datang sama sekali. Atau ada pengumuman di Koran, radio atau TV tidak ada kenaikan BBM, TDL atau tariff air minum. Tapi beberapa minggu atau bulan berikutnya, tiba-tiba naik dengan alasan tertentu. Jadi jangan salahkan mahasiswa atau rakyat demonstrasi dengan mengeluarkan kata-kata atau perilaku yang kurang etis terhadap pejabat. Karena pejabat itu sendiri tidak konsisten. Padahal pejabat tersebut seorang yang bergelar S2 atau bahkan Prof. Dr. Inikah orang-orang yang dihasilkan oleh pendidikan nasional kita selama ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan&lt;br /&gt;Dengan demikian, apabila kita ingin mencetak generasi penerus yang mandiri, bermoral, dewasa dan bertanggung jawab. Konsekwensinya, Semua yang terlibat dalam dunia pendidikan Indonesia harus mampu memberikan suri tauladan yang bisa jadi panutan generasi muda. jangan hanya menuntut generasi muda untuk berperilaku jujur, berakhlak mulia, berbudi pekerti luhur, berprilaku santun, bermoral, tahu malu dan tidak arogan serta mementingkan kepentingan bangsa bukan pribadi atau kelompok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi para pemimpin bangsa ini tidak melakukannya. Maka harapan tinggal harapan saja. Karena itu, mulai sekarang, semua pejabat mulai dari level tertinggi hingga terendah di legislative, eksekutif dan yudikatif harus segera menghentikan segala bentuk petualangan mereka yang hanya ingin mengejar kepentingan pribadi atau kelompok sesaat dengan mengorbankan kepentingan negara. Sehingga generasi muda Indonesia memiliki panutan-panutan yang bisa diandalkan untuk membangun bangsa ini kedepan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: http://re-searchengines.com/amukminin.html&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2281859253660433051-1022902389669546283?l=persis91.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://persis91.blogspot.com/feeds/1022902389669546283/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://persis91.blogspot.com/2011/12/pendidikan-nasional-yang-bermoral.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2281859253660433051/posts/default/1022902389669546283'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2281859253660433051/posts/default/1022902389669546283'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://persis91.blogspot.com/2011/12/pendidikan-nasional-yang-bermoral.html' title='PENDIDIKAN NASIONAL YANG BERMORAL'/><author><name>Pesantren Persis 91 Tasikmalaya</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_i8YbQ9AKypk/TLxh6GPwRDI/AAAAAAAAAAM/iy17_zblNQU/S220/logo+baru.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-oWbc2u0jqMk/Tt7k6393fTI/AAAAAAAAADo/kEVA84qFZ80/s72-c/Foto0178.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2281859253660433051.post-7483582325931358121</id><published>2011-12-06T19:54:00.000-08:00</published><updated>2011-12-06T19:54:02.979-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhbar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ujian'/><title type='text'>Jadwal UAS I Tahun Pelajaran 2011/2012</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-IpBB1ejVEfM/Tt7jI44tDOI/AAAAAAAAADg/xYmHktsF0s0/s1600/uas1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="140" src="http://3.bp.blogspot.com/-IpBB1ejVEfM/Tt7jI44tDOI/AAAAAAAAADg/xYmHktsF0s0/s200/uas1.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Ujian Akhir Semester I&amp;nbsp; diselenggarakan pada tanggal 5 s.d. 17 Desember 2011. Tingkat Mu'allimin melaksanakan UAS Depag terlebih dahulu mulai tanggal 5 s.d. 8 disusul dengan Ujian Akhir Semester dari Pesantren sampai dengan tanggal 17 Desember 2011. Adapun tingkat Tsanawiyah sebaliknya. Untuk jadwal UAS I Tahun Pelajaran 2011/2012 silahkan Download &lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?y7zoqdcacj29g83"&gt;DISINI&lt;/a&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2281859253660433051-7483582325931358121?l=persis91.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://persis91.blogspot.com/feeds/7483582325931358121/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://persis91.blogspot.com/2011/12/jadwal-uas-i-tahun-pelajaran-20112012.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2281859253660433051/posts/default/7483582325931358121'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2281859253660433051/posts/default/7483582325931358121'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://persis91.blogspot.com/2011/12/jadwal-uas-i-tahun-pelajaran-20112012.html' title='Jadwal UAS I Tahun Pelajaran 2011/2012'/><author><name>Pesantren Persis 91 Tasikmalaya</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_i8YbQ9AKypk/TLxh6GPwRDI/AAAAAAAAAAM/iy17_zblNQU/S220/logo+baru.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-IpBB1ejVEfM/Tt7jI44tDOI/AAAAAAAAADg/xYmHktsF0s0/s72-c/uas1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2281859253660433051.post-1001404454925149143</id><published>2011-11-30T22:47:00.000-08:00</published><updated>2011-11-30T22:47:33.936-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhbar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ujian'/><title type='text'>Pemerintah Siap Gelar Ujian Nasional 2012</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-9nGkZkoBA2I/Ttci3DQR7KI/AAAAAAAAADY/dn-PInvEgrk/s1600/launching_un.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="134" src="http://3.bp.blogspot.com/-9nGkZkoBA2I/Ttci3DQR7KI/AAAAAAAAADY/dn-PInvEgrk/s200/launching_un.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jakarta – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh memastikan pemerintah tetap akan menggelar ujian nasional tahun 2012. Ujian nasional dijadwalkan akan dilaksanakan pada bulan April 2012.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kepastian pelaksanaan ujian nasional tersebut disampaikan oleh Mendikbud saat menggelar jumpa pers, di Gedung Kemdikbud, Rabu (30/11). Turut mendampingi Mendikbud, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud Khairil Anwar Notodiputro dan Kepala Badan Standar Nasional Pendidikan Djemari Mardapi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mendikbud M. Nuh mengatakan, saat ini perdebatan mengenai UN sudah selesai. "Sekarang masalahnya adalah bagaimana melaksanakan UN dengan baik".&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ia menuturkan,  ada empat hal yang menjadi kunci pelaksanaan UN yang baik atau kredibel. Pertama, dijamin keamanan dan kerahasiaannya. Karena jika berkasnya bocor, maka kredibilitas UN itu sudah berkurang, bahkan hilang.  Yang kedua, dari sisi ketepatan distribusi, harus tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat bahan yang mau diuji. Yang ketiga, pada saat hari pelaksanaan harus dijamin kelancarannya.  Jangan sampai soal sudah ada semua tapi salah bagi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Kalau seandainya terjadi kesalahan, maka harus disiapkan satu sistem yang mampu mengantisipasi kesalahan tersebut,” katanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan yang keempat, dalam sistem evaluasi harus dipastikan agar nilai rapot bisa menjamin bahwa nilai itu mencerminkan kemampuan sang anak.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Nilai rapot jangan mencekungkan atau mencembungkan nilai anak yang sebenarnya,” kata Menteri Nuh.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menteri Nuh menyampaikan, jika keempat kunci pelaksanaan tadi bisa dipenuhi, maka ada dua hal yang bisa diraih. Pertama bisa dilakukan pemetaan tentang ragam kompetensi siswa dan penyebarannya, dan informasi kualitas sang anak (lulus atau tidak lulus). Menteri Nuh juga menegaskan, bahwa ujian nasional bukanlah penentu kelulusan.  Kelulusan ditentukan oleh satuan pendidikan. Tapi satuan pendidikan menetukan kelulusan berdasarkan, tuntas Kegiatan Belajar Mengajar, akhlak yang baik, dan Ujian Nasional.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Yang menentukan kelulusan bukan UN atau panitia, melainkan satuan pendidikan,” tegasnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;UN untuk tingkat SMA/MA akan berlangsung pada 16-19 April 2012, dan UN susulan akan dilaksanakan pada 23-26 April.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk jenjang SMP/MTs dan SMPLB, UN akan dilaksanakan pada 23-26 April 2012, dan UN susulan akan berlangsung pada 30- 4 Mei 2012.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sedangkan untuk jenjang SD/MI/SDLB UN akan digelar pada 7-9 Mei 2012, dan UN susulan akan dilaksanakan pada 14-16 Mei 2012.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hasil UN tingkat SMA/MA dan SMK akan diumumkan pada 24 Mei 2012. Tingkat SMP/MTs, SMPLB dan SMALB pada 2 Juni 2012. Sedangkan untuk pengumuman kelulusan UN tingkat SD menjadi kewenangan setiap provinsi. (aline)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dikutip dari : www.kemendiknas.go.id&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2281859253660433051-1001404454925149143?l=persis91.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://persis91.blogspot.com/feeds/1001404454925149143/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://persis91.blogspot.com/2011/11/pemerintah-siap-gelar-ujian-nasional.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2281859253660433051/posts/default/1001404454925149143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2281859253660433051/posts/default/1001404454925149143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://persis91.blogspot.com/2011/11/pemerintah-siap-gelar-ujian-nasional.html' title='Pemerintah Siap Gelar Ujian Nasional 2012'/><author><name>Pesantren Persis 91 Tasikmalaya</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_i8YbQ9AKypk/TLxh6GPwRDI/AAAAAAAAAAM/iy17_zblNQU/S220/logo+baru.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-9nGkZkoBA2I/Ttci3DQR7KI/AAAAAAAAADY/dn-PInvEgrk/s72-c/launching_un.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2281859253660433051.post-3181513803409147535</id><published>2011-06-18T19:30:00.000-07:00</published><updated>2011-12-06T19:46:02.919-08:00</updated><title type='text'>Arsip Pesantren Persis 91</title><content type='html'>1. &lt;a href="http://www.mediafire.com/download.php?y7zoqdcacj29g83"&gt;Jadwal Ujian Akhir Semester (UAS) I Tahun Pelajaran 2011/2012&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2281859253660433051-3181513803409147535?l=persis91.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://persis91.blogspot.com/feeds/3181513803409147535/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://persis91.blogspot.com/2011/06/arsip-pesantren-persis-91.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2281859253660433051/posts/default/3181513803409147535'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2281859253660433051/posts/default/3181513803409147535'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://persis91.blogspot.com/2011/06/arsip-pesantren-persis-91.html' title='Arsip Pesantren Persis 91'/><author><name>Pesantren Persis 91 Tasikmalaya</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_i8YbQ9AKypk/TLxh6GPwRDI/AAAAAAAAAAM/iy17_zblNQU/S220/logo+baru.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2281859253660433051.post-3786510922368566610</id><published>2011-03-14T23:00:00.000-07:00</published><updated>2011-11-30T22:50:40.305-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Makalah'/><title type='text'>Menjadi Guru yang Persuasif dan Kreatif</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-pJ0bogeicAE/TX8Bg3VynsI/AAAAAAAAABg/2Yufs3zUk58/s1600/aku.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/-pJ0bogeicAE/TX8Bg3VynsI/AAAAAAAAABg/2Yufs3zUk58/s200/aku.jpg" width="184" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Oleh : Dani Hidayat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya, manusia sebagai guru dimata siswa terbagi pada 2 (dua), yaitu guru wajib dan guru haram. Sebagaimana dikemukakan oleh Cipto Utomo, S.Sos dalam Diklat Nasional Revolusi Mengajar Berbasis NLP (Neuro Lingusitic Programming) pada tanggal 27 Desember 2009 di Kota Tasikmalaya. Guru wajib adalah guru yang ditunggu-tunggu kehadirannya oleh siswa sedangkan guru haram adalah guru yang kedatangannya tidak diharapkan sama sekali oleh siswa bahkan ketidakhadirannya menjadikan siswa senang, tentunya ini sangat tidak diharapkan bagi kita selaku guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjadi guru yang disenangi dan ditunggu-tunggu oleh siswa, menjadikan ilmu yang diajarkan mudah diterima serta siswa menyenangi pelajaran yang diikutinya, diperlukan metode pembelajaran yang inovatif dan kreatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu metode yang inovatif adalah persuasi, yaitu influence yang dibatasi dengan hanya menggunakan komunikasi baik verbal maupun non verbal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses influence yaitu mempengaruhi orang lain dengan menggunakan apa saja dengan alat apa saja, misalnya: ancaman, teror, tekanan, siksaan, dan sebagainya. Sedangkan proses persuasi yaitu mempengaruhi orang lain atau membuat perilaku orang lain berubah sesuai dengan keinginan kita dengan menggunakan komunikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didalam pelaksanaan proses persuasi yang dinamis terdapat beberapa tahapan antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pre Conversation&lt;br /&gt;Pada tahap ini pembicaraan belum dimulai tetapi baru memanfaatkan bahasa tubuh (body language), seperti: tersenyum (smile), buka kedua tangan (open posture), condongkan tubuh (forward lean), sentuhan (touch), menatap matanya (keep/eye contact), anggukan kepala (Nod), dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Conversation&lt;br /&gt;Pada tahap ini guru mulai membangun suasana dengan komunikasi verbal dengan cara menyapa terlebih dahulu dan diikuti pertanyaan-pertanyaan "ritual" yang dilakukan sebagaimana umumnya dengan tujuan mendapatkan respon empati dari siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Body Language&lt;br /&gt;Pada tahap ini lebih mengutamakan bahasa bawah sadar dengan dinamika ekspresi wajah, gerak kepala dan mata, dinamika gerak tubuh, tangan dan kaki, dan dinamika nada dan kecepatan berbicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Attraction Secrets&lt;br /&gt;Untuk menghidupkan suasana proses belajar mengajar dibutuhkan atraksi-atraksi yang dapat menggugah emosional siswa dengan cara mengambil inisiatif awal, menyebarkan "happy" virus yang dimaksudkan untuk membuat keadaan senang dan tidak merasa tertekan dan terbebani, mendengarkan siswa bila ada yang mulai bicara dan tentunya disertai dengan menggunakan body language (bahasa tubuh).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem Preperensi&lt;br /&gt;Untuk memudahkan siswa menerima pelajaran yang diajarkan selain dengan menggunakan metode pembelajaran yang sesuai, guru juga dituntut untuk mengetahui karakter belajar siswa atau dikenal dengan istilah sistem preperensi (Preperred System).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Preperred System yaitu pada umumnya siswa memiliki salah satu indera yang "lebih cocok" untuk menerima suatu ilmu pengetahuan (pelajaran). Sistem Preperensi ini berpengaruh bersar pada cara berpikir. Sistem ini berada pada sekitar mata, telinga dan sentuhan/perabaan, bau, rasa dan gerak. Informasi yang masuk akan lebih mudah diserap dan dipahami jika masuk melalui preperred system-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karakter siswa berdasarkan Sistem Preperensi terdiri dari:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pembelajar Visual&lt;br /&gt;Pembelajar visual mudah menerima ilmu lebih kepada akses citra visual yang diciptakan maupun diingat dan lebih tertarik kepada warna, bidang, ruang, potret dan gambar. Ciri-cirinya antara lain:&lt;br /&gt;• Teratur, memperhatikan banyak hal, menjaga penampilan.&lt;br /&gt;• Berbicara dengan cepat.&lt;br /&gt;• Mengingat dengan gambar, suka membaca daripada membacakan.&lt;br /&gt;• Mengingat apa yang dilihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pembelajar Auditori&lt;br /&gt;Pembelajar auditori ini menerima ilmu melalui segala jenis bunyi dan kata-kata yang diciptakan maupun diingat serta lebih tertarik pada musik, nada, irama, suara dan dialog. Ciri-cirinya adalah:&lt;br /&gt;• Perhatian mudah pecah dan berbicara dengan pola berirama&lt;br /&gt;• Belajar dengan cara mendengarkan, menggerakkan bibir, bersuara saat membaca.&lt;br /&gt;• Berdialog secara internal dan eksternal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Pembelajar Kinestetik&lt;br /&gt;Pembelajar kinestetik lebih didominasi oleh segala jenis gerak dan emosi (rasa) yang diciptakan maupun diingat, lebih tertarik kepada gerakan, sentuhan, peradaban, tanggapan emosional dan kenyamanan fisik. Ciri-cirinya adalah:&lt;br /&gt;• Menyentuh, berdiri berdekatan, banyak bergerak.&lt;br /&gt;• Berbicara lambat dan berat.&lt;br /&gt;• Belajar dengan melakukan, menunjuk ketika membaca, merespon secara fisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mempermudah memasukkan komunikasi dan memfasilitasi proses belajar (memahami dan mengingat) bisa dilakukan dengan memperhatikan ucapan (linguistic), bahasa tubuh (body language) dan gerak mata (eye cues). Ciri-ciri cara belajar, antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ketika mengekspresikan diri&lt;br /&gt;a. Pembelajar Visual, sering menggunakan kalimat, seperti: saya lihat, saya bisa lihat gambarannya, mari kita soroti hal ini bisa saya gambarkan dan sebagainya.&lt;br /&gt;b. Pembelajar Auditori, sering menggunakan kalimat, seperti: kedengarannya bagus, aku mendengarkan kamu, pendapat anda tidak bunyi, seperti ada yang memberitahu saya, tiba-tiba saja semuanya terasa klop dan sebagainya.&lt;br /&gt;c. Pembelajar Kinestetik, sering menggunakan kalimat, seperti: rasanya begitu, saya meraba-raba jawabannya, hal itu sudah saya pegang, perlu contoh kongkret dan yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ketika sedang belajar&lt;br /&gt;a. Pembelajar Visual&lt;br /&gt;Lebih menyukai membaca, melihat teks, gambar, diagram dan mensketsanya.&lt;br /&gt;b. Pembelajar Auditori&lt;br /&gt;Lebih suka diberitahu, mendengarkan kuliah dan berdiskusi.&lt;br /&gt;c. Pembelajar Kinestetik&lt;br /&gt;Lebih suka terlibat praktek langsung, mencoba-coba, menuliskan catatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan diketahuinya ketiga karakter cara belajar siswa yaitu Visual, Auditori dan Kinestetik ini para guru tentunya akan lebih tahu metode apa yang paling efektif untuk diterapkan pada siswa dan yang terpenting proses influence dapat tergantikan oleh persuasi yang lebih menitikberatkan pada kesenangan siswa dalam belajar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2281859253660433051-3786510922368566610?l=persis91.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://persis91.blogspot.com/feeds/3786510922368566610/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://persis91.blogspot.com/2011/03/menjadi-guru-yang-persuasif-dan-kreatif.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2281859253660433051/posts/default/3786510922368566610'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2281859253660433051/posts/default/3786510922368566610'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://persis91.blogspot.com/2011/03/menjadi-guru-yang-persuasif-dan-kreatif.html' title='Menjadi Guru yang Persuasif dan Kreatif'/><author><name>Pesantren Persis 91 Tasikmalaya</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_i8YbQ9AKypk/TLxh6GPwRDI/AAAAAAAAAAM/iy17_zblNQU/S220/logo+baru.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-pJ0bogeicAE/TX8Bg3VynsI/AAAAAAAAABg/2Yufs3zUk58/s72-c/aku.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2281859253660433051.post-5293682000442863198</id><published>2011-03-10T23:12:00.000-08:00</published><updated>2011-11-29T04:35:55.322-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhbar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Visi dan Misi'/><title type='text'>Visi, Misi dan Tujuan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-5cgZIPcrLvs/TX8D2kUgN4I/AAAAAAAAABo/RN_ZRU5G044/s1600/1.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-5cgZIPcrLvs/TX8D2kUgN4I/AAAAAAAAABo/RN_ZRU5G044/s200/1.JPG" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;VISI&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terwujudnya generasi muslim yang  memiliki kualitas ruhiyah, maadiyah dan jasadiyah yang berimbang  (tawazun) sehingga memiliki komitmen ke-islam-an yang tinggi sebagai  khalifah Allah (peran) di muka bumi (Q.S. al-Baqarah, 2:30) &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;MISI&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Membentuk generasi yang berakidah Rabbaniah&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Membentuk generasi yang bertafaqquh fiddin (Qs. At-Taubah/9 : 122)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Membentuk generasi yang berakhlakul karimah dengan suri tauladan Rasulallah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4.  Membentuk generasi yang memiliki kualitas ruhiyah, fikriyah, maadiyah  dan jasadiyah yang berimbang (tawazun) sehingga memiliki komitmen ke  Islaman yang tinggi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;5. Membentuk generasi yang berwawasan luas serta memiliki kepedulian sosial (ta’awun, tarahum) yang tinggi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;6. Mampu mendalami dan berkomunikasi dengan bahasa asing diprioritaskan bahasa Arab.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;TUJUAN&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mewujudkan  kepribadian muslim yang mutafaqquh fid dien, berakidah Rabbaniah dan  berakhlakul karimah sesuai dengan suri tauladan Rasulallah Shallallahu  'Alaihi wa sallam menurut jenjang satuan pendidikan yang  diselenggarakan. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2281859253660433051-5293682000442863198?l=persis91.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://persis91.blogspot.com/feeds/5293682000442863198/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://persis91.blogspot.com/2011/03/visi-misi-dan-tujuan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2281859253660433051/posts/default/5293682000442863198'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2281859253660433051/posts/default/5293682000442863198'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://persis91.blogspot.com/2011/03/visi-misi-dan-tujuan.html' title='Visi, Misi dan Tujuan'/><author><name>Pesantren Persis 91 Tasikmalaya</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_i8YbQ9AKypk/TLxh6GPwRDI/AAAAAAAAAAM/iy17_zblNQU/S220/logo+baru.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-5cgZIPcrLvs/TX8D2kUgN4I/AAAAAAAAABo/RN_ZRU5G044/s72-c/1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2281859253660433051.post-5406010524599505486</id><published>2011-03-09T23:20:00.000-08:00</published><updated>2011-11-29T04:35:55.322-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhbar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RG/UG'/><title type='text'>Program Kerja RG/UG</title><content type='html'>A. PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Pedoman kerja  Rijalul Ghad-Ummahatul Ghad Pesantren Persatuan Islam merupakan landasan  juang dan langkah pimpinan dalam melaksanakan kebijaksanaannya baik  dalam jangka panjang maupun jangka pendek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Pedoman kerja merupakan realisasi dari Nizham Asasi serta Nizham Dakhili RG-UG yang dijabarkan kembali dalam program kerja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3)  Pedoman kerja serta program kerja berfungsi sebagai arah perjuangan  RG-UG dalam berpartisipasi dalam segala aspek kegiatan yang sesuai  dengan pesan dan amanat Nizham Asasi/Dakhili RG-UG.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. LANDASAN&lt;br /&gt;Landasan pedoman kerja RG-UG adalah al-Quran dan as-Sunnah serta Nizham Asasi/Dakhili RG-UG.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. ASAS PEDOMAN&lt;br /&gt;(1) Asas Manfaat; Bahwa segala kegiatan RG-UG harus bermanfaat sebesar-besarnya untuk kepentingan santri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2)  Asas Kerjasama; Bahwa segala usaha untuk merealisasikan semua program  kerja merupakan usaha bersama yang harus dilaksanakan secara kerja sama  dengan penuh keikhlasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3) Asas Demokrasi; Bahwa dalam menyelesaikan masalah yang timbul, cara terbaik adalah dengan cara musyawarah untuk mufakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. STRATEGI DAN SASARAN PROGRAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Strategi Dasar&lt;br /&gt;Tempatkan  iman sebagai dasar berpijak, tempatkan ilmu dan akhlak sebagai lincah  dalam fikrah, kukuh dalam prinsip, lunak dalam sikap tapi tegas, bijak  dalam gerak, berlomba dalam kebaikan dan bersatu dalam kemajuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Strategi Umum&lt;br /&gt;Untuk  mewujudkan pesan serta amanat yang terdapat dalam Nizham Asasi serta  Nizham Dakhili RG-UG maka program kerja RG-UG hendaknya :&lt;br /&gt;2.1. Mengarah pada peningkatan Iman, ilmu dan amal serta mengembangkan sejumlah wawasan ilmu pengetahuan.&lt;br /&gt;2.2.  Mengacu pada pembinaan moral dan akhlak serta keterampilan yang dapat  diterapkan dalam konteks hidup bermasyarakat sehingga terbentuk manusia  yang mempunyai kepribadian dan keteladanan Islami.&lt;br /&gt;2.3. Dijadikan sebagai salah satu wadah untuk santri berfikrah.&lt;br /&gt;2.4. Dapat menunjang berkembangnya minat dan bakat anggota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. TUGAS DAN FUNGSI STAF PIMPINAN&lt;br /&gt;(1) Ketua&lt;br /&gt;a. Secara umum mempimpin dan mengarahkan seluruh anggota staf pimpinan dalam melak-sanakan dan amanat musyawarah anggota.&lt;br /&gt;b. Mewakili kepentingan organisasi, baik ke dalam maupun keluar.&lt;br /&gt;c. Menangani masalah dan keanggotaan organisasi.&lt;br /&gt;d. Mempertanggung jawabkan hasil kerjanya pada musyawarah anggota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Wakil Ketua&lt;br /&gt;a. Mewakili ketua apabila ketua berhalangan hadir dan tidak dapat melaksanakan tugasnya mewakili kepentingan organisasi.&lt;br /&gt;b. Mengkoordinir seluruh kegiatan dan bertanggung jawab dalam realisasinya.&lt;br /&gt;c. Memimpin dan mengarahkan serta mengawasi seluruh staf bidang dalam melaksanakan tugasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3) Sekretaris&lt;br /&gt;a. Mengelola kesekretariatan anggota&lt;br /&gt;b. Mengelola data dan informasi organisasi&lt;br /&gt;c. Bersama ketua menandatangani surat-surat, keluar dan ke dalam.&lt;br /&gt;d. Bertanggung jawab atas semua bentuk administrasi dalam organisasi.&lt;br /&gt;e. Mendampingi ketua dalam pembinaan hubungan terutama dengan pihak luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(4)Wakil Sekretaris&lt;br /&gt;a. Melaksanakan tugas-tugas operasional kesekretariatan, seperti pengetikan, penggandaan dan lain-lain.&lt;br /&gt;b. Melaksanakan tugas sekretaris apabila sekretaris berhalangan atau tidak dapat melaksanakan tugasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(5)Bendahara&lt;br /&gt;a. Mengelola harta dan kekayaan organisasi&lt;br /&gt;b.  Menyelenggarakan semua bentuk penerimaan dan pengeluaran keuangan  organisasi dengan tanda bukti yang sah termasuk laporannya secara  periodik, semua pengeluaran harus sepengetahuan ketua.&lt;br /&gt;c. Menyusun anggaran pendapatan dan belanja organisasi.&lt;br /&gt;d. Menggalakan dan mengoptimalkan penggalian sumber-sumber dana untuk membiayai kegiatan-kegiatan organisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(6) Bidang-bidang&lt;br /&gt;6.1. Bidang Penalaran dan Intelektual&lt;br /&gt;6.1.1. Mengadakan kegiatan yang mengacu pada peningkatan intelektual.&lt;br /&gt;6.1.2. Mengadakan kegiatan yang membantu pada anggota yang mengalami kesulitan dalam belajar.&lt;br /&gt;6.1.3. Mengadakan kegiatan yang dapat menunjang dan memberi motivasi untuk dapat meningkatkan prestasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.2. Bidang Kaderisasi&lt;br /&gt;6.2.1. Mengadakan kegiatan yang dapat memberikan bekal tentang dasar-dasar memimpin pada anggota yang akan meneruskan perjuangan&lt;br /&gt;6.2.2. Mengadakan kegiatan yang dapat meningkatkan kwalitas mental, moral dan spiritual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.3. Bidang Publikasi Dan Penyiaran&lt;br /&gt;6.3.1. Mengelola media informasi yang dapat menyalurkan aspirasi dan opini santri.&lt;br /&gt;6.3.2. Menyampaikan informasi yang berkaitan dengan organisasi baik ke dalam maupun ke luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.4. Bidang Kesejahteraan Santri&lt;br /&gt;6.4.1.  Mengadakan kegiatan yang dapat memberikan kontribusi kepada anggota  yang berorientasi kepada masalah-masalah kesehatan jasmani.&lt;br /&gt;6.4.2. Menyelenggarakan bakti sosial yang berorientasi kepada kebersihan kesehatan lingkungan.&lt;br /&gt;6.4.3. Menghimpun dana kesehatan untuk memberikan bantuan kepada anggota yang mengalami musibah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.5. Bidang Pengembangan Minat Dan Bakat&lt;br /&gt;6.5.1. Mengadakan latihan yang dapat menyalurkan dan mengembangkan minat dan bakat anggota&lt;br /&gt;6.5.2. Membentuk team-team yang sesuai dengan minat dan bakat anggota.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2281859253660433051-5406010524599505486?l=persis91.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://persis91.blogspot.com/feeds/5406010524599505486/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://persis91.blogspot.com/2011/03/program-kerja-rgug.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2281859253660433051/posts/default/5406010524599505486'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2281859253660433051/posts/default/5406010524599505486'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://persis91.blogspot.com/2011/03/program-kerja-rgug.html' title='Program Kerja RG/UG'/><author><name>Pesantren Persis 91 Tasikmalaya</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_i8YbQ9AKypk/TLxh6GPwRDI/AAAAAAAAAAM/iy17_zblNQU/S220/logo+baru.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2281859253660433051.post-3675426819182823101</id><published>2011-03-07T23:15:00.000-08:00</published><updated>2011-11-29T04:35:55.322-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhbar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mars RG-UG'/><title type='text'>Hymne UG</title><content type='html'>UG Ummahatul Ghad&lt;br /&gt;Putri Islam pelajar&lt;br /&gt;Bela kalimat Tuhan&lt;br /&gt;Quran Sunnah jadi pegangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UG Ummahatul Ghad&lt;br /&gt;Sadarkan kewajiban&lt;br /&gt;Ummat yang akan datang&lt;br /&gt;Kamilah jadi syuhadanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reff.&lt;br /&gt;Giatlah belajar dan tabahlah&lt;br /&gt;Engkaulah pahlawan harapan&lt;br /&gt;Jihadmu tak kecil artinya&lt;br /&gt;Dengan Allah kau tetap jaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UG Ummahatul Ghad&lt;br /&gt;Jadilah kau teladan&lt;br /&gt;Maju terus jangan gentar&lt;br /&gt;Biar asing asalkan benar&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2281859253660433051-3675426819182823101?l=persis91.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://persis91.blogspot.com/feeds/3675426819182823101/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://persis91.blogspot.com/2011/03/hymne-ug.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2281859253660433051/posts/default/3675426819182823101'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2281859253660433051/posts/default/3675426819182823101'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://persis91.blogspot.com/2011/03/hymne-ug.html' title='Hymne UG'/><author><name>Pesantren Persis 91 Tasikmalaya</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_i8YbQ9AKypk/TLxh6GPwRDI/AAAAAAAAAAM/iy17_zblNQU/S220/logo+baru.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2281859253660433051.post-2555914546253562381</id><published>2011-03-05T23:19:00.000-08:00</published><updated>2011-11-29T04:35:55.323-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhbar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mars RG-UG'/><title type='text'>Mars RG</title><content type='html'>Rijalul Ghad siap berjuang&lt;br /&gt;Rijalul Ghad siap menerjang&lt;br /&gt;Quran Sunnah pasti bisa kalahkan&lt;br /&gt;Gerakan Syetan mari kita lawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reff. &lt;br /&gt;Marilah mari mari kita berdiri&lt;br /&gt;Dengan seruan napiri Ilahi&lt;br /&gt;Janganlah gentar Allah tak mungkir janji&lt;br /&gt;Hidup nan Jaya ke Allah kembali&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2281859253660433051-2555914546253562381?l=persis91.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://persis91.blogspot.com/feeds/2555914546253562381/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://persis91.blogspot.com/2011/03/mars-rg.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2281859253660433051/posts/default/2555914546253562381'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2281859253660433051/posts/default/2555914546253562381'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://persis91.blogspot.com/2011/03/mars-rg.html' title='Mars RG'/><author><name>Pesantren Persis 91 Tasikmalaya</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_i8YbQ9AKypk/TLxh6GPwRDI/AAAAAAAAAAM/iy17_zblNQU/S220/logo+baru.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2281859253660433051.post-4103148651194457850</id><published>2011-02-09T20:10:00.000-08:00</published><updated>2011-11-29T04:35:55.323-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhbar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RG/UG'/><title type='text'>Selayang Pandang RG/UG</title><content type='html'>&lt;div style="background: url(&amp;quot;https://sites.google.com/site/persis91tsm/my-forms/bg.png?attredirects=0&amp;quot;) no-repeat scroll right top transparent; padding: 10px; text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-mkVkCOh1dbM/TVNm3EAOVlI/AAAAAAAAABM/DjHZDeYoWXs/s1600/DSC05915.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="133" src="http://2.bp.blogspot.com/-mkVkCOh1dbM/TVNm3EAOVlI/AAAAAAAAABM/DjHZDeYoWXs/s200/DSC05915.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Perjalanan dan perjuangan Persatuan Islam  sejak awal berdiri sampai sekarang telah mengalami pergantian  kepemimpinan dari satu generasi ke generasi lainnya, yang pada intinya  satu sama lain dipersiapkan untuk melanjutkan perjuangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam  rentang waktu perjalanan dan perjuangan itulah pada tahun 1943 berdiri  organisasi santri Persatuan Islam putra dan putri yang terdiri dari  santri Ibtidaiyyah, karena belum ada Tsanawiyah. Organisasi santri ini  diberi nama Rijalul Ghad untuk santri putra yang dipelopori oleh Hasan  Munir, Syarif Boce, Yusuf Zamzam, Kholil dan Idris. Ummahatul Ghad untuk  santri putri yang dipelopori oleh Maliecha, Nursiyah Boce, Khodijah dan  Permasih.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lambang organisasi RG-UG  (tempo dulu) berupa bola dunia berwarna hitam, lambang ini berbentuk  lencana yang dipasang di dada. Sebulan sekali, RG-UG mengadakan malam  pertemuan dengan acara yang berkaitan dengan pelajaran tabligh dan  kesenian yang dipimpin oleh asatidz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai implikasi, maka  pembinaan generasi muda bukanlah hal yang tidak disengaja dapat  terwujud, akan tetapi untuk menciptakan serta mewujudkan pemimpin dengan  kapasitas handal, ideal serta professional yang dapat melanjutkan  perjuangan para pendahulunya dalam pencapaian itu adalah suatu masalah  yang memerlukan latihan serta didikan pengkaderan sejak dini dengan  tahapan-tahapan yang sistematis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan diilhami oleh perkataan Syekh Mushthafa al-Gulayani yang berbunyi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;شبان  اليوم  رجال  الغد  و بنات  اليوم  امهات  الغد&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"  Pemuda-pemuda masa sekarang adalah (calon) bapak-bapak masa yang akan  datang dan pemudi-pemudi masa sekarang adalah (calon) ibu masa yang akan  datang”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan sebuah sya’ir yang diungkapkan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;ان  فى يد الشبان امر الا مة و في اقدامهم حياتنا&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Sesungguhnya pada tangan pemuda-pemuda lah urusan ummat dan pada gerak derap kaki mereka kemajuannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua ungkapan di atas memberikan sinyalmen, bahwa RG-UG adalah generasi  muda yang dipersiapkan untuk menjadi pemimpin di masa mendatang dengan  segala didikan dan latihan kepemimpinan yang telah dialami sejak muda,  sehingga RG-UG sanggup mengemban amanat dalam melanjutkan para  pendahulunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman serta pengetahuan yang mereka miliki  dan peranan serta status dalam organisasi yang cukup teruji adalah suatu  hal yang sangat penting, sehingga tidak disangsikan lagi kesiapannya  untuk berjuang demi kepentingan perjuangan Islam khususnya dan  kepentingan ummat pada umumnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2281859253660433051-4103148651194457850?l=persis91.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://persis91.blogspot.com/feeds/4103148651194457850/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://persis91.blogspot.com/2011/02/selayang-pandang-rgug.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2281859253660433051/posts/default/4103148651194457850'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2281859253660433051/posts/default/4103148651194457850'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://persis91.blogspot.com/2011/02/selayang-pandang-rgug.html' title='Selayang Pandang RG/UG'/><author><name>Pesantren Persis 91 Tasikmalaya</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_i8YbQ9AKypk/TLxh6GPwRDI/AAAAAAAAAAM/iy17_zblNQU/S220/logo+baru.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-mkVkCOh1dbM/TVNm3EAOVlI/AAAAAAAAABM/DjHZDeYoWXs/s72-c/DSC05915.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2281859253660433051.post-761758082334169136</id><published>2011-02-04T23:34:00.000-08:00</published><updated>2011-11-29T23:34:57.424-08:00</updated><title type='text'>Kirim Pesan</title><content type='html'>Assalamu 'alaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Form ini digunakan untuk menyampaikan pertanyaan, saran, pemesanan, informasi serta yang lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan lupa sertakan email Akhi/Ukhti untuk kami hubungi lebih lanjut. Jazaakumullahu Khairan Katsiiraan! &lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;function kirim_CF(){var errormessage = new String();var vF = document.forms["kirim"];if(kirim_NotEmail(vF["FEdit3"].value)){errormessage += "\n\nThe entry for \"FEdit3\" does not appear to be a valid email address";}if (errormessage.length &gt; 2){alert("There are errors or ommissions in the form" + errormessage + "\n");return false;}return true;} // end of kirim_CF()function kirim_NotEmail(ss){var splitted = ss.match("^(.+)@(.+)$");if (ss.length == 0){return false;}if(splitted == null) return true;if(splitted[1] != null){var regexp_user=/^\"?[\w-_\.]*\"?$/;if(splitted[1].match(regexp_user) == null) return true;}if(splitted[2] != null){var regexp_domain=/^[\w-\.]*\.[A-Za-z]{2,4}$/;if(splitted[2].match(regexp_domain) == null){var regexp_ip =/^\[\d{1,3}\.\d{1,3}\.\d{1,3}\.\d{1,3}\]$/;if(splitted[2].match(regexp_ip) == null) return true;}return false;}return true;}&lt;/script&gt;&lt;noscript&gt;&lt;/noscript&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div id="WFDForm" style="background-color: white; border-style: solid; border-width: 1px; color: black; height: 420px; left: 0px; position: relative; top: 0px; width: 460px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;form action="http://www.webformdesigner.net/wfd_f2.php?id=us10Ny2ZbN" enctype="application/x-www-form-urlencoded" method="POST" name="kirim" onsubmit="return kirim_CF();"&gt;&lt;br /&gt;&lt;input name="submitBtn" onclick="return confirm('Akhi/Ukhti Yakin akan mengirimkan pesan ini ?');" style="height: 24px; left: 265px; position: absolute; top: 339px; width: 76px; z-index: 1;" tabindex="1" type="submit" value="Kirim" /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;input name="resetBtn" style="height: 24px; left: 360px; position: absolute; top: 339px; width: 76px; z-index: 2;" tabindex="2" type="reset" value="Ulangi" /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div id="WFDObj3" style="color: black; font-family: Arial; font-size: 10pt; font-style: normal; font-weight: bold; height: 20px; left: 29px; position: absolute; text-align: left; top: 24px; width: 45px; z-index: 3;"&gt;Nama &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;input maxlength="55" name="Nama" size="40" style="background-color: white; color: black; font-family: Arial; font-size: 10pt; font-style: normal; font-weight: normal; height: 22px; left: 100px; position: absolute; top: 24px; width: 340px; z-index: 4;" tabindex="3" type="text" value="" /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div id="WFDObj5" style="color: black; font-family: Arial; font-size: 10pt; font-style: normal; font-weight: bold; height: 15px; left: 30px; position: absolute; text-align: left; top: 70px; width: 43px; z-index: 5;"&gt;E-Mail&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;input maxlength="55" name="E-Mail" size="40" style="background-color: white; color: black; font-family: Arial; font-size: 10pt; font-style: normal; font-weight: normal; height: 22px; left: 100px; position: absolute; top: 70px; width: 340px; z-index: 6;" tabindex="5" type="text" value="" /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div id="WFDObj7" style="color: black; font-family: Arial; font-size: 10pt; font-style: normal; font-weight: bold; height: 17px; left: 31px; position: absolute; text-align: left; top: 121px; width: 65px; z-index: 7;"&gt;Isi Pesan&lt;/div&gt;&lt;input maxlength="55" name="Isi Pesan" size="40" style="background-color: white; color: black; font-family: Arial; font-size: 10pt; font-style: normal; font-weight: normal; height: 185px; left: 30px; position: absolute; top: 140px; width: 410px; z-index: 8;" tabindex="6" type="text" value="" /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div id="WFD" style="font-family: Arial; font-size: 7pt; left: 273px; position: absolute; text-align: left; top: 383px; z-index: 17;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/form&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;PESANTREN PERSATUAN ISLAM 91 TASIKMALAYA&lt;br /&gt;Jl. Bantargedang Sukamulya Bungursari Kota Tasikmalaya 46151&lt;br /&gt;Telp. 0265 321709 E-Mail : persis91tsm@gmail.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2281859253660433051-761758082334169136?l=persis91.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2281859253660433051/posts/default/761758082334169136'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2281859253660433051/posts/default/761758082334169136'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://persis91.blogspot.com/2011/02/kirim-pesan.html' title='Kirim Pesan'/><author><name>Pesantren Persis 91 Tasikmalaya</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_i8YbQ9AKypk/TLxh6GPwRDI/AAAAAAAAAAM/iy17_zblNQU/S220/logo+baru.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2281859253660433051.post-1358848233569108014</id><published>2011-02-03T23:12:00.000-08:00</published><updated>2011-11-29T23:15:18.712-08:00</updated><title type='text'>Al-Quran Online</title><content type='html'>&lt;iframe src="http://m.alquran-indonesia.com/mquran/index.php/quran"style="border:0px;width:100%;height:750px" frameborder="0"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2281859253660433051-1358848233569108014?l=persis91.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2281859253660433051/posts/default/1358848233569108014'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2281859253660433051/posts/default/1358848233569108014'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://persis91.blogspot.com/2011/02/al-quran-online.html' title='Al-Quran Online'/><author><name>Pesantren Persis 91 Tasikmalaya</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_i8YbQ9AKypk/TLxh6GPwRDI/AAAAAAAAAAM/iy17_zblNQU/S220/logo+baru.jpg'/></author></entry></feed>
